Site icon LapakViral24

Fotokeratitis, Terbakar Kena Sinar UV Berlebih, Ini Pengobatannya

Fotokeratitis

Fotokeratitis, Terbakar Kena Sinar UV Berlebih, Ini Pengobatannya

Fotokeratitis Adalah Kondisi Peradangan Pada Kornea Mata Yang Terjadi Akibat Paparan Sinar Ultraviolet (UV) Dalam Intensitas Tinggi. Kondisi ini sering di gambarkan sebagai “sunburn pada mata” karena mekanismenya mirip dengan kulit yang terbakar matahari. Fotokeratitis biasanya muncul setelah seseorang terpapar sinar UV dari matahari. Kemudian pantulan salju, air, pasir, atau sumber buatan seperti mesin las listrik tanpa pelindung mata. Walaupun seringkali tidak menimbulkan gejala secara langsung saat terpapar, masalah ini dapat muncul beberapa jam setelah paparan dan menimbulkan ketidaknyamanan yang cukup parah.

Gejala Fotokeratitis umumnya berupa rasa perih atau terbakar pada mata, mata berair berlebihan. Sensasi seperti ada pasir di dalam mata, penglihatan kabur, hingga sensitivitas berlebih terhadap cahaya. Pada banyak kasus, mata juga tampak merah dan sulit di buka karena rasa sakit. Meskipun terlihat menakutkan, fotokeratitis biasanya bersifat sementara dan dapat pulih dengan sendirinya dalam waktu 24 hingga 48 jam, asalkan tidak terjadi komplikasi lain. Namun, dalam beberapa situasi, fotokeratitis yang terjadi berulang dapat meningkatkan risiko kerusakan mata jangka panjang.

Penyebab utama fotokeratitis adalah sinar UV jenis UV-B, baik dari lingkungan maupun dari alat tertentu. Aktivitas seperti mendaki salju, bermain ski, memancing di bawah terik matahari, atau berada di pantai tanpa kacamata pelindung sering menjadi pemicu. Di lingkungan kerja, para pengelas atau teknisi logam memiliki risiko lebih tinggi jika tidak menggunakan pelindung mata khusus. Karena itu, kesadaran tentang pentingnya perlindungan mata sangat penting untuk mencegah kondisi ini.

Penanganan Fotokeratitis cukup sederhana, yaitu dengan mengistirahatkan mata, menjauhi cahaya terang, dan menggunakan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit. Penggunaan obat tetes mata pelumas juga dapat membantu meredakan iritasi. Hindari menggosok mata karena dapat memperburuk kondisi. Jika gejala tidak membaik dalam dua hari atau terasa semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter mata.

Pengobatan Fotokeratitis

Pengobatan Fotokeratitis umumnya cukup sederhana karena kondisi ini biasanya dapat pulih dengan sendirinya dalam 24 hingga 48 jam, namun perawatan yang tepat sangat membantu meredakan rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan. Langkah pertama yang di anjurkan adalah mengistirahatkan mata dari paparan cahaya terang. Penderita sebaiknya berada di ruangan gelap atau remang-remang dan menghindari penggunaan layar ponsel maupun komputer sementara waktu. Kompres dingin dapat di gunakan untuk meredakan rasa nyeri dan sensasi terbakar. Kompres ini cukup di lakukan dengan kain bersih yang di rendam air dingin, lalu di tempelkan ke mata dengan lembut tanpa memberi tekanan berlebihan.

Selain itu, penggunaan artificial tears atau obat tetes mata pelumas sangat membantu mengurangi iritasi dan rasa kering pada mata. Tetes mata bebas pengawet lebih di anjurkan agar tidak memperparah sensitivitas mata. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat tetes mata yang mengandung antiinflamasi ringan atau antibiotik jika terdapat risiko infeksi. Namun, obat tetes mata steroid tidak boleh di gunakan sembarangan karena dapat memberikan efek samping bila tidak di awasi oleh dokter.

Penderita juga di sarankan untuk tidak menggosok mata, meskipun terasa gatal atau mengganjal, karena hal ini dapat memperburuk peradangan dan memperpanjang waktu penyembuhan. Menggunakan kacamata hitam baik di dalam maupun di luar ruangan juga sangat membantu mengurangi rasa sakit akibat sensitivitas terhadap cahaya. Bila rasa sakit sangat mengganggu, dokter mungkin memberikan obat pereda nyeri yang aman untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan.

Jika gejala fotokeratitis tidak membaik dalam dua hari, semakin parah, atau disertai gangguan penglihatan yang berat, pemeriksaan oleh dokter mata menjadi sangat penting. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan tidak terjadi komplikasi pada kornea. Dengan penanganan yang tepat dan istirahat yang cukup. Fotokeratitis hampir selalu sembuh total tanpa meninggalkan kerusakan permanen Fotokeratitis.

Exit mobile version